Bulan Ramadan selalu menjadi momen puncak (peak season) bagi ekosistem e-commerce di Indonesia, di mana mayoritas brand mengalami lonjakan pesanan yang signifikan. Namun, tantangan sesungguhnya sering kali muncul tepat setelah musim perayaan berakhir. Banyak brand menghadapi penurunan tajam pada trafik dan penjualan karena strategi mereka hanya bergantung pada campaign musiman tanpa membangun sistem revenue yang berkelanjutan. Menjawab tantangan ini, Expatify berkolaborasi dengan MGDverse menyelenggarakan sesi ngabuburit eksklusif bertajuk "Road to Revenue Resilience: Turning Ramadan Peak Into Sustainable Growth" pada 10 Maret 2026 lalu.
Mengubah Pembeli Lebaran Menjadi Pelanggan Jangka Panjang
Sesi webinar ini menghadirkan Irawan Arif, Founder & CEO Expatify, bersama Okta B. Nurangga, Vice President Growth & Strategy MGDverse. Fokus utama diskusi ini adalah memecahkan masalah klasik pasca-lebaran: ketiadaan strategi lanjutan untuk mempertahankan momentum. Okta menekankan bahwa tidak semua brand mengalami penurunan drastis setelah Lebaran; mereka yang bertahan dan terus bertumbuh adalah brand yang memiliki sistem dan strategi pasca-puncak (post-peak strategy) yang jelas.
Bagi banyak pelaku e-commerce, kesalahan umum yang sering terjadi adalah fokus yang berlebihan pada campaign dan akuisisi pelanggan baru selama peak season, namun mengabaikan strategi retention setelahnya. Melalui kemitraan strategis ini, Expatify dan MGDverse merumuskan langkah taktis untuk membantu brand menyeimbangkan kembali fokus antara retensi (retention) dan akuisisi (acquisition).
Framework BUFFER, BUILD, BOOST: Solusi Praktis untuk Brand

Sebagai strategic partner untuk pertumbuhan yang stabil, webinar ini memperkenalkan framework pasca-Ramadan yang praktis dan aplikatif: BUFFER, BUILD, BOOST. Kerangka kerja ini dirancang khusus untuk memastikan brand tidak hanya bertahan setelah musim sepi, tetapi juga mampu mengonversi pembeli musiman menjadi pelanggan setia (repeat customer).
Dalam pelaksanaannya, penerapan framework ini membutuhkan dukungan infrastruktur website yang solid. Di sinilah optimasi performa website dan Conversion Rate Optimization (CRO) memegang peranan krusial. Expatify sebagai Shopify Expert memastikan bahwa front-end dan pengalaman pengguna di website Shopify berjalan optimal. Hal ini juga sejalan dengan pemanfaatan automasi dan lifecycle marketing untuk menjaga stabilitas revenue yang dibahas secara mendalam selama sesi berlangsung.
Kesiapan Infrastruktur E-commerce di Masa Depan
Lanskap digital commerce yang semakin kompetitif menuntut brand untuk membangun sistem yang tangguh (resilient), dapat diskalakan (scalable), dan adaptif. Sinergi antara keahlian teknis pengembangan website Shopify dari Expatify dan strategi pertumbuhan dari MGDverse memberikan keunggulan kompetitif bagi brand lokal dan UMKM yang siap untuk scale up.
Bagi merchant yang ingin menjaga stabilitas revenue mereka, menyusun kalender campaign pasca-hari raya yang terarah serta mengimplementasikan optimasi website adalah langkah wajib.
Penutup
Webinar "Road to Revenue Resilience" membuktikan bahwa momentum Ramadan tidak seharusnya menjadi sekadar puncak sesaat, melainkan fondasi untuk pertumbuhan jangka panjang. Kemitraan Expatify dan MGDverse semakin mempertegas komitmen untuk memberikan solusi komprehensif bagi merchant Shopify di Indonesia, mulai dari strategi pemasaran hingga eksekusi teknis dan funnel penjualan yang teruji.
Untuk implementasi styling di blog Shopify, pastikan elemen heading artikel ini dirender menggunakan font Lora agar terlihat lebih elegan dan mudah dibaca, serta biarkan teks pada tombol CTA (jika kamu menyisipkan tombol untuk menonton ulang webinar) menggunakan font-weight reguler/tidak di-bold agar konsisten dengan elemen UI (user interface) lainnya.